Blogger Templates

Senin, 21 November 2011

bagaimana sebuah status dapat merubah segalanya

entah harus mulai darimana ya..

hmmm...
perkenalkan nama saya Indri. saya seorang mahasiswi semester III d salah satu perguruan tinggi kebidanan di Jogjakarta.
Umur saya masih 19 tahun, cukup muda ya.. hehehehe
perawakan saya tidak tinggi tidak besar, ya kalau kata teman-teman dan orang di sekitar saya, saya ini seperti anak kecil.
bukan cuma karena badan saya yang agak boncel, tapi cara berfikir saya juga masih sperti anak-anak...

mungkin atas dasar cerita di atas saya berencana membuat blog ini, sedikit banyak saya akan bercerita tentang masa lalu saya dengan seorang pria.
owh sebelumnya saya mau bilang saya ini seorang kristen.
saya pengikut Yesus.. Jadi mungkin buat anak-anak muda Kristen yang saat ini sedang bergumul seperti saya, bisa membaca sedikit banyak cerita saya ini.

tepatnya kejadian ini bermula saat saya mulai masuk kuliah.
Saya pernah sempat mengenal beberapa cowok di kampus saya, salah satunya kakak tingkatr saya.
saya menyukai dia sejak pertama Ospek berlangsung.
kalau sekarang saya ingat lagi perbuatan saya saat itu saya malu juga.
saya adalah jenis orang yang ambisius, jadi saat saya menyukai sesuatu (apapun itu) saya akan berusaha untuk mengejar keinginan itu sampai dapat.
sama seperti kakak tingkat saya ini, saya juga suka karena terobsesi.
berbulan-bulan saya dekati. Dia memberi respon yang baik. Orangnya baik, sebenarnya sudah berulang kali saya di peringatkan oleh teman satu asrama saya bahwa kakak tingkat saya itu seorang playboy.
tapi saya tetap tidak mendengarkan.
sampai suatu hari, saya berpapasan dengan kakak tingkat saya dengan seorang cewek yang notabenenya seorang dari agama lain (bukan kristen).
saat itu yang ada di benak saya adalah "SAYA MERASA DITIPU" ya di tipu oleh segala perlakuan manisnya kepada saya.

Lama saya menangis, terpuruk, mungkin sekitar 2-3 minggu saya seperti itu. Saya berdoa dan berdoa minta kekuatan kepada Tuhan.
Saya masih ingat doa saya saat itu.
begini doanya :

"Tuhan, jujur aku kecewa sama sikapnya. Teganya dia seperti ini denganku. Tuhan, q cuma minta dikuatkan. Tuhan tolong beri aku orang yang lebih pantas. Yang lebih setia dan mengerti aku. Biar rencana Tuhan yang jadi bukan rencana ku. AMIN!"

Simpel bukan? hehehehe
Tetap yang saya minta hanya jodoh. karena jujur saja saya sudah jomblo 2 tahun saat itu.
Dan saya harus katakan memang Tuhan sungguh ajaib. Luar biasa ajaib bagi saya.
Tidak lama setelah itu, ada seorang laki-laki dari PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) di kampus saya yang mendekati saya.
Dia satu angkatan dengan saya, seorang yang mengambil jurusan keperawatan. tetapi umurnya lebih muda dari umur saya.
Semenjak saya bermasalah dengan kakak tingkat yang saya suka itu, saya jadi sering mengupdate status tentang bagaimana saya merasa di sakiti oleh sikapnya yang menggantung hubungan kami.
teman saya itu jadi sering mengcomment dan memberi kekuatan buat saya.
Dan lucunya lagi, dulunya saya tidak menyukai dia, karena menurut saya dia seperti senang mencari perhatian di hadapan orang lain.

Tapi semenjak dia sering memberi motivasi supaya saya bisa cepat sembuh dari sakit hati saya, saya merasa nyaman dengan keadaan itu.
setiap harinya kami pasti bercomment ria, ber-wall ria di Facebook. kami punya panggilan kesayangan, badut (saya) dan Muchan (muka shincan) untuk cowok itu.
Sampai suatu saat pada malam (saya lupa malam apa) dia memberanikan diri untuk meminta nomor handphone saya.
Semenjak saat itu kami lebih aktif untuk berkirim pesan, dan bertelpon ria.
Sering saat bertelpon ria, kami habiskan waktu sampai berjam-jam..

Saya sering bawa dia ke dalam pokok doa saya, karena saya rasa memilih pasangan hidup itu adalah juga sebuah pergumulan.
Saya juga cerita ke kakak rohani saya, dia cuma bilang "kakak rasa dia baik, coba aja kamu jalani dulu sama dia. Jangan lupa tanya Tuhan apa yang terbaik"

Lama kami PDKT (masih jaman ya?)
dia memberanikan diri ajak saya nonton malam minggu (4 Desember 2010).
Dia tau saya sangat suka Harry Potter. Dengan bermodalkan nekat dia pergi menjemput saya di kost. Kami nonton Harry Potter the deathly hallows part 1.
saat itu dia cuma memegang tangan ku dan bersandar di bahuku. Sepanjang film di putar dia tetap memegang tangan ku. (sebenarnya yang co siapa sih?)
Jujur pada saat itu saya merasa ada getaran yang luar biasa dari hati saya. Saya semakin yakin kalau dia memang orang yang Tuhan tunjukan untuk jadi pacar ku.

Semenjak malam itu, kami sering pergi keluar, pergi ke gereja, malioboro dll.

Sampai pada suatu malam (8 Desember 2010) Dia mengupdate status di facebooknya isinya kalau tidak salah seperti ini.
"Mau bilang tapi aku takut, q masih ragu"
 Ya pokoknya isinya seakan-akan dia mau nembak tapi dia masih ragu saya masih menyukai kakak tingkat saya itu.

Malam itu di telpon saya, kami seperti biasa bicara panjang lebar, mesra (sebelum kami pacaran kami memang sudah mesra-mesraan)
Saya tanya apakah ada yang mengganjal di hatinya. Yang harus di ungkapkan.
Dia cuma tertawa dan mulai salah tingkah terdengar dari suaranya.
setelah saya desak, akhirnya dia mau juga mengakui bahwa dia sebenarnya menyukai saya sudah dari lama saat makrab. Dia bilang dia suka dengan sikap dan wajah saya yang seperti anak kecil.
Karena saya merasa saya juga punya rasa yang sama, maka kami putuskan untuk berpacaran.

8 DESEMBER 2010 ADALAH HARI DIMANA SAYA MERASA SANGAT BAHAGIA

Hari berganti hari, pergi ke pantai sama dia, pelayanan, main air terjun, semua yang tidak pernah saya lakukan menjadi mungkin di wujudkan saat bersama dia.
selama 9 bulan kami pacaran, kami memang sering berkelahi.
banyak kenangan setiap harinya bertemu, hidupku benar-benar bergantung pada dia.

Suatu saat malam, dia minta putus dengan alasan tidak jelas yaitu "SUDAH HILANG RASA" (22 Sepetember)Saya sedih terpuruk, saya tidak mau putus tapi malah saya di dorong dengan kasar.
Dia membenci saya.
Jujur saya tidak tau apa yang saya perbuat sampai dia berbuat seperti itu kepada saya.

selama hampir sebulan saya hanya bisa menangisi kepergiannya.
Lama saya hanya menyalahkan Tuhan dan diri saya sendiri.
Saya cerita ke siapapun rasanya tidak ada jalan keluarnya.
Saya masih merasa kesepian.
BBM saya di hapus dengan sengaja oleh dia.

Jujur banyak pergumulan dan perkara yang sama sekali tidak dapat saya mengerti saat saya kehilangan dia.
sampai pada suatu hari, saya di ajak berdoa oleh dua teman saya Aci dan Vhio.
pada saat itu teman saya bilang "tidak ada obat lain yang lebih manjur lagi selain kamu menyerahkan apa yg menjadi beban kamu ke dalam tangan Tuhan"

saat itu saya cuma bisa menangis. Tapi hati saya bilang "iin kamu harus bangkit, sekarang saatnya kamu harus bangkit dari keterpurukanmu, Sekarang saatnya kamu serahkan kuatirmu ke tangan Tuhan"

Saya putuskan saya mau di doakan oleh mereka saat itu juga. kami berdoa dengan khusuk, sampai segala tangisan dari mataku habis mengering, kami baca firman Tuhan saya masih ingat terdapat pada Matius 18 : 19. Semua yang kita bawa dalam doa bila di imani dan sungguh-sungguh pasti akan di dengar.

cuma satu pintaku saat itu adalah saya diberikan kekuatan untuk melalui segalanya.

Dan puji Tuhan saya medapatkannya. Meskipun dia membenci saya, menghapus segala tentang saya, saya tetap tertawa dan bersukacita.
bahkan teman-teman saya bilang kalau saya lebih ceria, lebih tahan banting, lebih fresh dan lebih kurus daripada saat saya masih pacaran.

Tapi ada satu lagi kerinduan yang masih saya bawa dalam doa, bahkan di setiap saat saya berdoa satu yang menjadi pokok doa saya, "SAYA RINDU BERDAMAI DENGAN DIRINYA LAGI"

Saat ini kami lagi-lagi sedang berseteru, karena sebuah status mantan saya itu di sebuah jejaring sosial.
dan ini membuat keadaan semakin memburuk.
Tapi saya akan tetap bersukacita dalam menghadapi semua perkara dalam hidup ini. karena saya percaya...
"MASALAH ITU HARUS DI HADAPI BUKAN DI HINDARI"
Jika ada dati teman-teman semua yang tidak sengaja membaca blog saya ini, saya minta tolong agar ikut mendoakan pergumulan saya, semoga segalanya cepat selesai.. :)

Saya yakin cepat atau lambat Tuhan sudah membuka jalan dan memberi saya kekuatan.
bahkan Ia sudah menyiapka masa depan yang indah bagi saya..

Saya hanya perlu bersabar dengan semua rencanaNYA. Karena saya hanya rencaNya lah yg jadi buka rencanaku. :D

GBU everybody, semoga jadi berkat..

Banyak perkara
Yang tak dapat kumengerti
Mengapakah harus terjadi
Di dalam kehidupan ini
Satu perkara
Yang kusimpan dalam hati
Tiada sesuatu 'kan terjadi
Tanpa Allah peduli
Allah mengerti Allah peduli
Segala persoalan yang kita hadapi
Tak akan pernah dibiarkanNya
Ku bergumul sendiri
S'bab Allah mengerti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar